Senin, 19 Maret 2012

Korupsi Di Indonesia

Korupsi sebagai di kenal dengan penggelapan uang, suap menyuap dan manipolitik adalah memakai kekuasaan untuk mendapatkan ke untungan baik uang maupun kekuasaan. Di Indonesia sendiri Korupsi sudah menjadi darah daging yang sulit untuk di berantas. Karena Dari zamannya kemerdekaan, di era Orde Lama, Orde Baru, berlanjut hingga era Reformasi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memberantas korupsi, namun hasilnya masih jauh panggang dari api.


Korupsi dalam hal ini pemerintah kurang mengatasinya dengan serius, seolah-olah hanyalah menjadi pepesan kosong belaka. Dalam konteksnya hanyalah menjadi bahan pembicaraan dan menjadi sebuah berita yang sedang panas di media-media cetak dan elektronik. Layaknya artis dan aktor yang setiap hari muncul di televisi kita, mereka seperti sedang mengerjakan tayangan sinetron kejar tayang.


Dalam kasus-kasus korupsi yang pernah ada, mereka tidak pernah di hukum dengan hukuman yang setimpal. Bahkan mereka mendapat beberapa refisi selama tahanan berlangsung. Pantas saja mereka yang korupsi tidaklah takut akan hukum yang berlaku, karena mereka memegang uang dan kekuasaan.


Dampak yang di rasakan tentu saja rakyat kecil yang lebih menderita. Dana pembangunan daerah telah di korupsi, biaya pendidikan di korupsi, bahkan untuk otonomi daerah pun ikut di korupsi. Anda bisa membayangkan mungkin 10 tahun lagi Negara Republik Indonesia ini akan hancur karena koruptor masih berkliaran memakan uang rakyat. Selama itu pemerintah tidak tegas dalam menangani masalah korupsi di Indonesia ini.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar